Kader HMI Medan Kecam Ajie Karim: Dugem Saat Rakyat Bergerak, Layak Dipecat dari DPRD dan Gerindra

Tak Berkategori32 Dilihat

MEDAN – Sikap tak terpuji ditunjukkan oleh anggota DPRD Sumatera Utara dari Partai Gerindra, Ajie Karim. Saat ribuan mahasiswa dan buruh tumpah ruah di jalan menyuarakan aspirasi rakyat, justru dirinya tertangkap kamera sedang asyik dugem di salah satu tempat hiburan malam.

Tindakan ini menuai kritik keras dari kalangan aktivis mahasiswa. Bima Ade Permana, kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan, melontarkan kecaman pedas terhadap perilaku wakil rakyat tersebut.

“Ketika rakyat berjuang di jalan, ketika mahasiswa dan buruh berhadapan dengan aparat demi menyampaikan aspirasi, seorang anggota DPRD malah memilih bersenang-senang di klub malam. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat yang memilihnya,” tegas Bima dalam keterangan persnya, Minggu (31/8).

Bima menilai, Ajie Karim tidak layak lagi menyandang status sebagai wakil rakyat. Ia menuntut agar Partai Gerindra segera mengambil tindakan tegas dengan memecat Ajie Karim, baik sebagai anggota DPRD maupun sebagai kader partai.

“Gerindra harus segera bersikap. Kalau masih membiarkan kader seperti Ajie Karim duduk di kursi dewan, maka itu bukti bahwa partai ini tidak berpihak pada aspirasi rakyat. Jangan biarkan lembaga DPRD tercoreng oleh ulah oknum yang lebih memilih dugem ketimbang bekerja untuk rakyat,” lanjut Bima.

Lebih jauh, Bima menegaskan bahwa perilaku Ajie Karim adalah bukti kegagalan moral dan etika politik yang seharusnya dijunjung tinggi oleh seorang wakil rakyat. Ia pun mendesak masyarakat untuk terus mengawasi dan menekan partai agar tidak memberi ruang bagi wakil rakyat yang hanya sibuk dengan kesenangan pribadi.

“Dewan itu bukan tempat untuk orang yang hobi pesta, tapi untuk orang yang mau memperjuangkan nasib rakyat. Ajie Karim sudah mencoreng amanah itu. Jalan terbaik hanya satu: pecat dia sekarang juga,” tutup Bima.(bes)

rel="Dofollow">>