MEDAN-STIKes Mitra Husada Medan menggelar pengabdian pada masyarakat di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara ( Sumut)
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi STIKes Mitra Husada Medan dengan pihak perangkat Desa Bangun Rejo Tanjung Morawa.
Dalam kegiatan itu juga dirangkai dengan penanda tangan Memorandum of Understanding ( MoU) atau nota kesepahaman dengan nomor : 120/D.BR/I/2021.
Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat itu merupakan hibah Kemendikbudristek tahun anggaran 2025 yang diketuai Dr. Drs. Imran Saputra Surbakti, MM beserta tim anggota lainnya di antaranya dosen dan mahasiswa yakni Zulkarnain Batubara, S.Pd.I, MHum dan Damayanti S, STr.Keb, Bd, MKM.
Sedangkan mahasiswa yakni Devina Julia Utami dan Dinda Citra Lestari Damanik yang keduanya sedang menempuh pendidikan semester III di STIKes Mitra Husada Medan.
Hadir pada pengabdian masyarakat itu Kepala Desa, yakni Misno selaku perangkat desa dan sejumlah warga setempat dan Sekretaris Desa
Gusri Windasari.

Ketua pengabdian pada masyarakat, Dr. Drs. Imran Saputra Surbakti, MM menyebutkan, sasaran dalam pengabdian pada masyarakat ini di antaranya adalah remaja Desa Bangun Rejo, Tanjung Morawa.
Dijelaskan Imran, pengabdian pada masyarakat itu mengusung tema “Optimalisasi Karakter Generasi Emas, Maturitas melalui Core Value PACER (Professional, Akuntabel, Collaboration, Empathy, and Reliable)”.
“Kegiatan ini berfokus pada penguatan karakter masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki kematangan (maturitas) dalam berpikir, bersikap, dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa dan kebutuhan zaman,” ungkap Imran, Rabu (24/9/202/).
Dijelaskannya, dengan Core Value PACER sebagai fondasi pembentukan karakter karena mencerminkan nilai-nilai yang relevan dengan tantangan global.
Dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini juga melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, guru, dan orang tua.
“Dengan demikian nilai PACER itu dapat diterapkan secara berkesinambungan dalam keluarga, sekolah, maupun lingkungan desa,” papar Imran.
Menurut Imran, kolaborasi lintas pihak ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pembangunan karakter jangka panjang dan berdaya saing baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu Kepala Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) Bangun Rejo Eko Rubandi mengapresiasi dilaksanakannya pengabdian pada masyarakat di desa Bangun Rejo Tanung Morawa ini.
“Kami berterima kasih dengan dipilihnya Desa Bangun Rejo ini sebagai tempat dilaksanakannya pengabdian pada masyarakat oleh STIKes Mitra Husada Medan,” kata Eko Rubandi
Menurutnya, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memberikan dampak positif kepada remaja warga desa bangun rejo.
Salah seorang remaja Desa Bangun Rejo, Hanum menyatakan senang sekaligus berterima kasih desanya mendapat kepercayaan STIKes Mitra Husada Medan sebagai tujuan pelaksanaan pengabdian pada masyarakat.
Disebutkannya, banyak manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini terutama sekali bagi para remaja Desa Bangun Rejo, Tanjung Morawa
“Selain mendapatkan ilmu tentang pembentukan karakter juga mengetahui bagaimana untuk menjadi seorang yang profesional di bidang yang ditekuninya sehingga bisa diandalkan dan berdaya saing apalagi memasuki Generasi Emas 2045,” ungkap Hanum.
Dengan terlaksananya pengandian pada masyarakat ini, seluruh tim menyampaikan ungkapan rasa terimakasih kepada Kemdikbudristek, LLDikti Wilayah I dan STIKes Mitra Husada Medan.
STIKes Mitra Husada Medan merupakan penyelenggara pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi UNGGUL dalam bidang Kesehatan.
Dalam kegiatan ini, Ketua pengabdian pada masyarakat beserta tim menekankan pentingnya mengoptimalisasikan generasi Emas 2024 yang bukan saja memiliki profil sebagai lulusan Care Provider, Coomunicator, manager, komuniti leader, researcher tapi juga sebagai decision maker serta teknopreneur.
Dengan demikian dalam menghasilkan kompetensi di komunitas remaja untuk menjadikan sumber daya manusia (SDM) yang berdedikasi yang siap melayani masyarakat nantinya dengan service excellent diyakini akan tercapai. ( sn)






