MEDAN — Kota Medan menghadapi persoalan serius di sektor kesehatan. DPRD Medan mengungkap bahwa sejumlah rumah sakit di kota ini masih kekurangan dokter spesialis, yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sekretaris Komisi II DPRD Medan, Iswanda Ramli, menyebut kondisi ini sebagai masalah besar yang harus segera ditangani oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
RSUD di Medan Kekurangan Dokter Spesialis
Menurut Iswanda, kekurangan tenaga dokter spesialis terjadi di sejumlah rumah sakit, termasuk milik Pemko Medan seperti:
- RSUD dr. Pirngadi
- RSUD Bachtiar Djafar
“Ini tentu menjadi kendala besar dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Medan,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Gaji Jadi Penyebab Utama
Politisi yang akrab disapa Nanda itu mengungkapkan salah satu penyebab utama minimnya dokter spesialis adalah persoalan penghasilan.
Menurutnya, pendapatan dokter di rumah sakit dinilai tidak sebanding dengan penghasilan mereka dari praktik pribadi.
“Gaji di rumah sakit lebih kecil dibanding praktik sendiri, sehingga banyak dokter spesialis enggan bekerja di rumah sakit,” jelasnya.
Dampak: Kualitas Layanan Kesehatan Menurun
Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan di Kota Medan.
Minimnya dokter spesialis membuat pelayanan menjadi terbatas dan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan lokal.
“Bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas pelayanan jika tenaga spesialis masih kurang,” tegasnya.
Warga Medan Ramai Berobat ke Malaysia
Iswanda juga menyoroti fenomena meningkatnya warga Medan yang memilih berobat ke Penang, Malaysia.
Padahal, di masa lalu kondisi justru sebaliknya, di mana banyak warga Malaysia datang ke Medan untuk berobat.
“Sekarang malah masyarakat kita yang berbondong-bondong ke Penang. Ini tanda kita tertinggal di sektor kesehatan,” ungkapnya.
DPRD Desak Pemko Benahi SDM Kesehatan
DPRD Medan mendorong Pemko untuk segera melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga medis, khususnya dokter spesialis.
Langkah ini dinilai penting agar:
- Pelayanan rumah sakit semakin optimal
- Kepercayaan masyarakat meningkat
- Warga tidak perlu lagi berobat ke luar negeri
“Pemko harus serius memperbanyak dokter spesialis agar masyarakat tidak lagi ke luar negeri hanya untuk berobat,” pungkasnya. (Red)





