Aksi Tawuran di Jalan Metrologi Digagalkan Brimob Sumut, Empat Pemuda Ditangkap

News150 Dilihat

MEDAN – Tim patroli Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil menggagalkan aksi tawuran yang diduga akan terjadi di Jalan Metrologi, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat pemuda beserta sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi bentrokan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, mengatakan penindakan dilakukan saat personel Batalyon A Pelopor Brimob Polda Sumut melaksanakan patroli rutin guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi kriminalitas jalanan dan tawuran remaja.

Menurutnya, patroli menyasar sejumlah ruas jalan utama dan kawasan yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.

“Saat melintas di Jalan Metrologi, Kecamatan Percut Sei Tuan, personel mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Petugas kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan empat orang beserta sejumlah senjata tajam yang ditemukan di lokasi,” ujar Rantau, Senin (8/6/2026).

Diserahkan ke Polsek Medan Tembung

Setelah diamankan, keempat pemuda tersebut langsung diserahkan ke Polsek Medan Tembung untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Rantau menegaskan, langkah cepat yang dilakukan personel Brimob merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya bentrokan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.

“Penindakan ini sekaligus menjadi bagian dari pemetaan wilayah rawan tawuran yang akan terus kami monitor guna mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

Brimob Sumut Tingkatkan Patroli Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Ia menambahkan, patroli rutin yang dilaksanakan personel Brimob Polda Sumut merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama pada malam hingga dini hari yang kerap menjadi waktu rawan terjadinya aksi tawuran, geng motor, maupun tindak kriminal lainnya.

Menurut Rantau, kehadiran personel di lapangan secara konsisten menjadi langkah strategis untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi peristiwa yang lebih besar.

“Dengan kehadiran personel secara aktif di tengah masyarakat, Brimob Sumut terus menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman, mencegah gangguan kamtibmas, serta menjaga wilayah Medan dan sekitarnya tetap kondusif,” pungkasnya. (Red)

rel="Dofollow">>